Informasi Darurat
Halaman Informasi Darurat adalah modul krusial yang digunakan untuk menyimpan nomor telepon instansi penting. Data yang dikelola di sini akan muncul secara otomatis pada Dashboard Keamanan warga, sehingga memudahkan mereka menghubungi bantuan saat terjadi kondisi mendesak.
A. Daftar Instansi Darurat (Read)
Tabel utama menyajikan informasi kontak yang dikategorikan secara sistematis:
-
Nama Instansi & Kategori: Menampilkan nama lembaga dan jenis layanannya, seperti Polisi, Pemadam, Rumah Sakit, Ambulance, PLN, atau PDAM.
-
Telepon: Nomor telepon resmi yang aktif dan dapat dihubungi.
-
Alamat: Lokasi fisik dari kantor atau pos instansi tersebut.
-
Urutan: Menentukan posisi tampilan kontak pada dashboard (semakin kecil angka urutan, semakin atas posisinya).
-
Status: Menunjukkan apakah informasi kontak tersebut aktif atau sedang tidak tersedia.
B. Menambah Informasi Darurat Baru (Create)
Klik tombol "+ Tambah Info Darurat" untuk memasukkan kontak baru. Jendela formulir akan meminta data sebagai berikut:
-
Nama Instansi: Masukkan nama lengkap lembaga (Contoh: Polsek Klapanunggal).
-
Kategori: Pilih jenis instansi dari menu dropdown.
-
Telepon & Telepon Alternatif: Masukkan nomor utama dan nomor cadangan jika ada.
-
Alamat: Masukkan alamat lengkap atau patokan lokasi instansi.
-
Urutan & Status: Tentukan prioritas tampilan dan aktifkan status kontak.
Setelah data lengkap, klik "Simpan" untuk mempublikasikannya.
C. Manajemen Data (Action)
Pada kolom Action, pengurus dapat melakukan pemeliharaan informasi:
-
Ubah (Ikon Pensil Kuning): Digunakan untuk memperbarui nomor telepon atau alamat jika terjadi perubahan pada instansi terkait.
-
Hapus (Ikon Tempat Sampah Merah): Digunakan untuk menghapus kontak instansi yang sudah tidak relevan atau tidak aktif lagi.
Tips Operasional:
Pastikan nomor Ambulance Desa/RT berada pada Urutan 1 karena biasanya merupakan kontak yang paling sering dibutuhkan oleh warga dalam situasi gawat darurat medis.

